Select Menu

Video jenazah terjatuh dari keranda saat hendak dikuburkan jadi viral di media sosial. Dalam video berdurasi singkat itu, nampak jenazah tersebut jatuh merosot ke depan saat hendak diangkat. 

Peristiwa yang bikin merinding itu terjadi saat keranda jenazah berhasil melewati pintu rumah yang cukup sempit. 

Namun, tiba-tiba keranda tersebut miring lalu jenazah yang di dalamnya jatuh ke lantai. 

Sejumlah ibu-ibu terdengar teriak histeris atas peristiwa tersebut. 

Sementara warga lainnya membantu menurunkan keranda untuk memasukkan jenazah kembali ke dalamnya. 

Nampaknya, peristiwa terjadi lantara bapakbapak yang mengangkat keranda di bagian depan kurang kompak. 

Di mana sang bapak berbaju hijau, terlihat sudah mengangkat keranda ke pundaknya, namun bapak berbaju putih masih membopong di bagian bawah. 

Akibatnya, posisi keranda miring sehingga jenazah yang berada di dalamnya merosot dan jatuh ke tanah.

Tidak diketahui di mana lokasi kejadian dan kapan peristiwa tersebut terjadi. 

Yang pasti, video jenazah jatuh dari keranda saat dibawa ke kuburan yang diunggah ulang akun Instagram @andreli48 ini mengundang berbagai reaksi dari netizen. 

"Pada ke mana anak mudanya. Kenapa para orang tua aja mengangkat." tulis seorang warganet. "Kurang kompak ngangkatnya," tulis netizen lainnya.

Lebih dari dua bulan kasus pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak, Subang, Jawa Barat, belum berhasil terungkap.

Masyarakat masih menanti kerja polisi menguak dalang dibalik pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Tak dipungkiri, tragedi berdarah 18 Agustus 2021 itu tergolong sebagai kejadian luar biasa yang menyita perhatian banyak pihak.

Tak terkecuali oleh pakar hukum Ricky Vinando, yang ikut mengomentari kasus ini.

Menurut Ricky, ada banyak kejanggalan yang terjadi dalam kasus yang menimpa dua wanita yang masih sedarah itu.

Sejak penemuan mayat korban pada 2 bulan yang lalu, kepolisian sudah berulang kali memanggil para saksi kunci dalam kasus tersebut.

Bahkan, tim gabungan dari Polres Subang, Polda Jabar, hingga Bareskrim Mabes Polri telah melakukan 2 kali otopsi terhadap kedua jasad korban.

Ricky menyebut, kejanggalan terlihat dari pernyataan saksi kunci yakni Yosef (55).

Yosef merupakan suami sekaligus ayah dari korban dan menjadi orang pertama yang paling disorot.

Ricky menyoroti pernyataan Yosef soal pertama kali tiba di lokasi kejadian.

Yosef mengaku melihat pintu rumahnya terbuka dan tidak menemukan Tuti serta Amalia.

Saat itu, Yosef langsung melaporkan ke Polsek terdekat bahwa dirumahnya terdapat penculikan.

Yosef juga sempat menelepon anak sulungnya, Yoris, dann memberitahu bahwa Tuti dan Amalia diculik.

Namun, pengakuan tersebut seolah dipatahkan oleh Ricky.

Dilansir dari rilis yang diterima Tribun-Video.com pada Rabu (20/10/2021), kasus pembunuhan di Subang sangat patut diduga tidak didahului dengan tindak pidana penculikan.

Sebab, alasan diduga adanya penculikan sangat tak singkron dengan kondisi atau keadaan dalam rumah korban.

"Tak logis lah, tak masuk akal secara hukum pidana si penculik menculik ibunya Amel dan dibawa ke suatu tempat kemudian dibunuh.

Dan 5 jam kemudian, menculik Amel dan dibawa juga ke suatu tempat dan dihabisi ditempat itu kemudian dibawa lagi masuk ke rumah kediamannya korban dan korban di bawa-bawa mengelilingi ruang tamu, dapur, rak piring, kamar Amel, kamar mandi, hingga berakibat darah segar dari kepala korban menetes-netes, bercecer-ceceran pada spot-spot tersebut di kediaman korban", kata Ricky Vinando dilansir TribunWow.com, Kamis (21/10/2021).

Selain itu, salah satu saksi Suparman alias Ujang sempat memergoki kegiatan Yosef di dalam rumah saat 18 Agustus 2021 pagi.

Ujang menyebut, irinya sempat melihat diduga Yosef menyiram darah pakai air dekat pintu belakang.

Kendati demikian, pernyataan Ujang sempat dibatah Yosef bahwa dirinya sedang membereskan rumah.

"Kenapa ada ember di situ? Siapa yang membawa ember itu? Kan di dalam rumah bahkan dekat pintu belakang banyak genangan darah bercampur air yang kata saksi Suparman melihat diduga Yosef diduga menyiram darah pakai air lalu ditimpali Yosef bahwa dirinya membereskan rumah yang berantakan" tanyanya meragukan Yosef.

Atas dasar itu, Ricky menilai apabila ada penculikan tentu penculik tak akan capek-capek harus membawa dua korban kembali ke kediamannya.

Oleh karena itu, diduga kuat tak ada penculikan sebelum perampasan nyawa terjadi.

Warga Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung digegerkan penemuan mayat Ella di kamar, Rabu (20/10/2021) sore.

Ada bekas cekikan di leher perempuan yang baru saja menikah dengan Muhammad Rafly tersebut.

Boleh dibilang Ella adalah pengantin baru, karena baru saja menikah 7 September 2021 lalu dan setelah mayat Ella ditemukan, keberadaan suaminya misterius.

Sementara di media sosial, viral informasi terkait dugaan pembunuhan tersebut.

Salah satunya dari grup Facebook dengan nama Grup Urang Kubak (Koba).

Di dalam unggahan di grup itu, tampak foto yang diduga Ella dan Rafly saat menikah.

Keduanya terlihat tersenyum ke depan kamera.

 Ada juga foto yang memperlihatkan keromantisan pasangan ini.

Unggahan di grup itu juga menjelaskan soal jasad Ella saat ditemukan.

Pengunggah juga menulis suami Ella tidak berada di rumah.

Suami Ella diduga membawa motor serta perhiasan.

Di grup FB itu juga, pengunggah membuat pengumuman bagi yang melihat keberadaan Rafly agar menghubungi 081295064079.

Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan (Basel), AKP Chandra Satria mengatakan, untuk mengetahui penyebab kematian korban, pihak kepolisian membawa mayat itu ke Rumah Sakit Umum Daerah Toboali Bangka Selatan guna dilakukan visum et revertum (VER).

"Penyebab kematiannya belum diketahui pasti, kami bawa ke RSUD Toboali, untuk dilakukan visum.

Nantinya dari hasil visum baru diketahui penyebabnya," kata AKP Chandra di lokasi kejadian, Rabu (20/10/2021) malam.

Berdasarkan keterangan keluarga, Ella Andini tinggal di rumah tersebut bersama dengan suami dan dua adik perempuannya.

Saat kejadian tersebut, suami Ella tidak ada di rumah dan nomor teleponnya pun tidak tersambung.

"Mayat yang ditemukan oleh adik perempuannya tersebut dalam posisi telentang di dalam kamar.

Untuk suaminya, tidak ada di tempat.

Mereka diketahui baru saja menikah.

Diduga ada bekas cekikan itu masih kami dalami berdasarkan visum dari dokter," jelasnya.

Pengakuan kerabat

Susi yang merupakan kerabat dekat Ella Andini membenarkan mayat tersebut ditemukan adalah saudara mereka.

"Iya adiknya yang menemukan mayat Ella. Karena curiga dari pagi tidak keluar rumah.

Sempat dengar kabar mereka (suami istri) bertengkar tadi malam," kata Susi di lokasi penemuan mayat, Rabu (20/10/2021) malam.

arena curiga, adiknya itu langsung memanggil nama kakaknya namun tak ada jawaban.

Kata Susi, di dalam rumah tersebut mereka tinggal empat orang, Ella, suaminya M Rafli dan dua adiknya.

"Setelah dibuka kamar ditemukan sudah kaku dan meninggal dunia.

Mereka tinggal berempat di dalam rumah, Ella, M Rafli suaminya, dan dua adik perempuan," ucapnya.

Menurut keterangan adik Ella, lanjut Susi, Rafly sempat berpamitan keluar rumah pada adik bungsunya.

Lesti Kejora kembali mengejutkan publik terkait kabar pernikahan secara agama dengan Rizky Billar. Lesti dan Billar rupanya telah berstatus sebagai suami istri saat menggelar pernikahan pada 19 Agustus 2021 lalu.

Selain itu, kabar simpang siur terkait kehamilan Lesti Kejora ternyata memang benar adanya.

Selain pernikahan tersebut, simak beberapa kontroversi Lesti Kejora yang sempat menghebohkan publik berikut ini.

1. Kontroversi Pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar

Hubungan Lesti Kejora dan Rizky Billar sejak awal telah menuai kontroversi. Keduanya dipertemukan di sebuah acara televisi karena kesamaan nasib ditinggal nikah. Hubungan Lesti Kejora dan Rizky Billar yang terjalin setelah pertemuan tersebut rupanya diduga hanya settingan.

Namun Lesti Kejora dan Rizky Billar membuktikan apabila hubungan mereka benar-benar nyata. Jelang naik pelaminan, publik membicarakan perjanjian pranikah yang dibuat Lesti dan Billar.

Perjanjian pranikah itu berisi kewajiban untuk video call, merayakan hari jadi pernikahan, mencium kening, dan saling terbuka terkait password akun media sosial hingga ATM. Netizen mencibir Lesti seharusnya belajar membuat perjanjian pra nikah dari Nagita Slavina.

Rangkaian pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar yang disiarkan televisi pun menjadi bahan gosip. Rekan Lesti Kejora, Aty Kodong, juga sempat mengungkap kekecewaan karena tak diundang ke acara pernikahan mengingat kedekatan mereka selama mengikuti ajang D'Academy. Rumor hamil duluan pun sempat merebak.

Belum lama ini jagat maya diramaikan dalam sebuah video yang beredar proses ijab kabul pernikahan yang berakhir ricuh antara calon mertua dengan calon menantu.

Dikutip dari tayangan media sosial Peristiwa_sekitar_kita Minggu, 26 September 2021, dalam tayangan video tersebut proses ijab kabul berawal lancar.

Terlihat seorang penghulu yang mengenakan jas biru memimpin ijab kabul tersebut.

Namun setelah itu, tiba giliran orang tua pengantin perempuan (calon mertua) membacakan istighfar dan syahadat.

Namun saat diujung bacaan syahadat, ayah pengantin wanita (calon mertua) yang duduk berhadapan dengan pengantin pria itu entah kenapa tiba-tiba menyebut nama hewan menggunakan bahasa Bima.

Sontak ucapan si calon mertua itu memicu reaksi dari pihak keluarga mempelai pria.

Rupanya tersinggung atas ucapan si calon mertua itu, seorang perempuan terdengar berucap ’Au wali si masalah na, hargai ja ku mada doho sebagai keluarga na ni, gak enak didengar masalah begini (apalagi si masalahnya ini. Hargai kami sebagai keluarganya. Tidak enak didengar masalah begini)," kata perempuan itu terdengar dalam video tersebut.

Orang tua pengantin wanita yang sedang ijab kabul tampak menunjuk ke arah sumber suara tersebut dan terlihat marah.

Tiba-tiba ia bangun dari tempat duduknya dan langsung melayangkan tendangan ke arah pengantin pria di hadapannya.

Tendangannya pun sempat mengenai wajah pengantin pria. Lalu ia kembali menyerang pengantin pria, tetapi berhasil dilerai pria di sampingnya.

Diketahui kericuhan saat proses akad nikah tersebut berlokasi di Oimbo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, 14 Agustus 2021 lalu.

Kejadian tersebut membuat proses akad nikah gagal, dan kemudian dilanjutkan akad nikah via virtual.

Atas peristiwa tersebut pihak keluarga laki-laki sudah melaporkan peristiwa itu ke Polsek Rasanae Barat dengan Laporan penganiayaan.

Informasi terbaru, meski kedua pengantin tersebut sudah sah menjadi suami istri, hingga saat ini suami istri tersebut tidak tinggal serumah.

Kejadian itu diduga dipicu keterlambatan pengantin pria menghadiri akad nikah yang semula dijadwalkan pukul 10.00 WITA menjadi sekira pukul 16.00 WITA.*

Pada umumnya, seorang wanita tak mau melihat suaminya berpoligami. Berbeda dengan wanita ini. 

Wanita ini justru meminta suaminya untuk melakukan poligami secara terang-terangan. 

Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @spirit_and_love, wanita tersebut membeberkan alasannya. 

Dirinya mengaku rela untuk melihat sang suami berpoligami. Bahkan, wanita itu meminta sang suami agar menikah dengan wanita lain. 

Pernyataan wanita tersebut mencuri perhatian warganet lainnya.   

Alasan Minta Suami Poligami 

Dalam video tersebut, wanita itu menjelaskan mengenai alasannya meminta suami poligami. 

Dia mengatakan bahwa keduanya semakin tua. Dia takut apabila di masa tua sang suami tak ada yang mengurus. 

"Saya tua suami saya tua cuman berdua duaan doang gitu. Saya mau mengandalkan siapa di saat tulang saya udah nggak kuat gitu kan," jelasnya, dikutip Suara.com.   

Wanita itupun kemudian mengaku rela menyuruh suami untuk menikah dengan saudaranya sendiri. 

"Peribahasanya suruh suami saya nikah sama saudara saya kan itu atasnya saudara saya kan nanti kalau suami saya tua nggak mampu apa-apa atau saya meninggal duluan kan suami saya udah ngurus hmm kalau seandainya saya meninggal duluan nanti suami saya sama siapa," ungkapnya. 

Dirinya lebih rela sang suami menikahi saudaranya daripada wanita lain di luaran. 

Tak hanya itu, wanita itu juga meminta saudaranya untuk menikah dengan suaminya tanpa mas kawin. 

Dirinya meminta tolong kepada saudaranya untuk mengurus suaminya. 

"Saudara saya itu juga ikhlas banget sama saya. Jadi saya bilang eh saya nikahin kamu sama suami saya, saya nggak kasih kamu mas kawin apa apa ya gitu cuman saya minta kamu terimainlah suami saya apa adanya. Apabila saya suatu saat meninggal duluan kita umur nggak tahu," jelasnya. 

Komentar Warganet 

Alasan wanita tersebut meminta suaminya poligami menyita perhatian warganet. 

Mereka ikut memberikan komentarnya. 

"Tua dijadikan alasan. Intinya dia nggak mau ngurus suaminya kelak. Intinya mau bayar ART nggak sanggup jadi saudaranya dijadiin tumbal," balas warganet.   

"Namanya orang kalau sudah menikah itu jalanin aja bersama mau punya anak atau tidak, kalau mau anak bisa kok adopsi anak, kenapa harus korbanin saudara," timpal warganet.    

"Saudaranya belum tentu hatinya sesuai harapan," komentar warganet. 

"Ngapain mikir gitu, pasrah ke Sang Pencipta iya kalau ibu yang meninggal duluan, kalau suaminya yang meninggal duluan gimana," ujar warganet lain.   

Kasus Subang yang merenggut nyawa ibu dan anak, Tuti Suhartini (50) dan Amalia Mustika Ratu , masih menyisakan banyak misteri. 

Sudah sebulan lebih seminggu berjalan, polisi terus mencoba mengungkap kasus ini.

Salah satunya terkait ponsel atau telepon genggam milik korban yang hilang.

Ponsel tersebut diketahui milik Amalia. Jejak ponsel gadis tersebut belum terlacak. Polisi berupaya memecahkan teka-teki keberadaan gawai itu.

"Untuk ponsel memang sampai saat ini belum ditemukan," ucap Rohman Hidayat kuasa hukum Yosep kepada wartawan Jumat (24/9/2021).

Rohman tak menjelaskan jenis ponsel tersebut. Namun dia memastikan ponsel tersebut milik Amelia.

"Punya Amel. Tidak ditemukan sampai sekarang," Tegas Rohman Hidayat

Berdasarkan laporan wartawan , disebutkan Amalia memiliki akun Instagram dengan nama @amaliamustika.

Namun, saat dicek, akun Instagram (IG) tersebut sudah di-private atau dikunci.

Belakangan diketahui, sosok pacar Amalia lah yang menghapus foto-foto di Instagram itu.

Kakak Tuti, Lilis Sulastri (56) mengatakan, pacar Amalia memang sempat meminta izin kepada keluarga.

"Pacarnya juga bilang katanya demi kebaikan biar enggak terlalu tersebar, jadi dihapus sama pacarnya Amalia itu," kata Lilis kpd wartawan.

Lilis Sulastri (56), uwak dari Amalia Mustika Ratu (23) korban kasus Subang, Jawa Barat, mengungkap satu hal.

Ia mengatakan Amalia sudah merencanakan pernikahan bersama sang pacar.

Menurut Lilis, sebelumnya Amalia sempat bercerita kepadanya dan menanyakan tentang biaya pernikahan.

"Iya, sebelumnya Amalia pernah cerita sama saya bertanya kalau biaya pernikahan itu berapa, ya. Saya jawab saja sekitar 100 juta," ucap Lilis 

Lantas siapa sosok kekasih Amalia Mustika Ratu?

Menurut Lilis, sebelum meninggal, Amalia memiliki seorang pacar.

Pacar Amalia katanya berasal dari kawasan Cimahi, Jawa Barat.

Amalia dan pacarnya kuliah di kampus yang sama.

Lilis juga mengungkapkan bahwa hubungan keponakan bersama pacarnya sudah terjalin selama empat tahun lebih.

"Pacarnya, tuh, baik banget udah pada kenal sama semua keluarga juga dan sering ke sini, hubungannya jalan sekitar empat tahun lebihlah sama Amalia itu," ujarnya.

Sementara itu, demi kebaikan, pacar Amalia sempat meminta izin kepada keluarganya untuk menghapus postingan media sosial terakhir Amalia.

Dalam postingan terakhir di insta storiesnya, amalia terlihat  ada video yang menunjukkan suasana malam dan bulan. 

Perempuan berparas manis bak bunga desa itu diketahui sempat memutarkan  Lagu Heaven dari Emilee di insta stories Instagram pribadinya. Lirik lagu itu berarti surga.

Postingan Amelia itu juga menampakkan bulan yang berada di halaman rumahnya. 

Salahsatu netizen menyebut, postingan story itu diunggah pada 17 Agustus 2021 atau sehari sebelum Amalia ditemukan sudah tak bernyawa.

Sosok Amalia Semasa Hidup

Kakak tertua dari Tuti, yang tidak lain uwa dari Amalia, Yeti (65), mengaku sempat merinding begitu mendengar kabar buruk tersebut.

Ia mengaku masih tak percaya Tuti dan Amalia meninggal secara tak wajar.

"Awalnya saya tidak percaya sama sekali. (Tapi) setelah mengetahui dari Yosep (suami Tuti), saya di situ langsung merinding sampai-sampai tidak sadarkan diri, saya pingsan," ujar Yeti kpd wartawan

Saat menceritakan hal tersebut, raut wajah Yeti terlihat masih menunjukkan kesedihan. Ia tampak menahan tangis.

Sambil memegang foto Tuti dan Amalia semasa hidup, Yeti melanjutkan ceritanya.

Ia mengatakan, Amalia adalah sosok yang sopan dan tak memiliki permasalahan.

Ia pun dikenal sebagai sosok yang murah senyum, terutama kepada keluarganya.

"Amalia sopan banget kalo lagi bersama keluarga lain juga cuman senyum-senyum baik banget masyaAllah mereka berdua tuh," ujar perempuan berkacamata ini.

Yeti mengatakan, ia juga dekat dengan adiknya, Tuti.

Karena itu, sampai detik ini ia sebenarnya masih belum percaya mengenai meninggalnya Tuti dan Amalia.

"Saya sering berdua sama korban terutama adik saya Tuti," kata Yeti.

Sebelumnya, Yoris Raja Ammanullah (34), kakak kandung dari Amalia, telah bercerita bagaimana sosok adiknya semasa hidup.

Menurutnya, mendiang adiknya tersebut adalah sosok yang cantik, lugu, dan sopan.

Bahkan, semasa hidupnya, banyak yang menyukai Amalia.

"Iya lah, pasti banyak yang suka. Amalia sosok yang cantik, lugu juga. Pernah ngedenger sih katanya adik saya jadi primadona di lingkungan rumah, tapi kurang tahu juga," ujarnya ketika ditemui di Polsek Jalan Cagak, Sabtu (21/8/2021).

Lebih lanjut Yoris mengatakan, adiknya tersebut juga memiliki beberapa prestasi, baik dari segi akademis maupun nonakademis.

Amalia diketahui menjadi bendahara sebuah yayasan yang diketuai sendiri oleh Yoris.

Lantaran kinerjanya bagus, Amalia sempat mendapatkan hadiah atas prestasinya tersebut.

"Dia kan bendahara di yayasan. Saya ketua yayasannya. Jadi pihak yayasan memberikan hadiah karena kinerjanya. Dia juga berprestasi seperti di organisasi-organisasi," ujarnya.

Sebelumnya, Ono Kadirin (79) yang merupakan pedagang asongan langganan dari keluarga Tuti mengatakan, Amalia adalah orang yang baik.

"Abah kenal baik sama Pak Yosep (suami dan ayah korban) apalagi si eneng (Amalia), baik banget jiwa sosialnya tinggi juga," kata Ono saat tidak sengaja mendatangi rumah korban

Lebih lanjut ia mengaku sudah mengetahui Amalia sejak kecil.

Dari kecil sampai sekarang, Amalia dikenal baik dan lugu.

"Baik banget, abah malah sudah tahu si eneng (Amalia) dari masih kecil, abah sering dikasih rokok juga sama Pak Yosep terus sama si ibu (Tuti)," ujarnya.

Diketahui, Amalia pun baru saja lulus kuliah di satu universitas di Bandung pada 2021 ini.

Setelah lulus kuliah, Amalia hanya menemani ibunya di rumah.

"Tapi sempat kerja juga jadi bendahara di sekolah Pak Yosep (ayah kandungnya)," kata Asep.

Penyelidikan kasus ini masih berlangsung. Yosep yang merupakan suami sekaligus ayah korban menjalani pemeriksaan polisi. Tercatat hingga kini sudah 12 kali Yosep diperiksa