Select Menu
» »Unlabelled » Hilang Misterius di Gunung Guntur, Gibran Memilh Diam di Tenda Saat yang Lain ke Puncak


taufik mou September 23, 2021 0


Tim SAR Gabungan hingga Selasa, 21 September 2021 petang masih melakukan pencarian terhadap Muhammad Gibran Arrasyid (14), remaja yang hilang saat mendaki Gunung Guntur. 

Upaya pencarian di Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat itu, masih belum membuahkan hasil dan Gibran masih dinyatakan hilang.

Kapolsek Tarogong Kaler, Iptu Masrokan, menyebutkan hingga Selasa petang upaya pencarian masih belum menemukan titik terang. 

Petugas Tim SAR Gabungan masih belum dapat menemukan keberadaan Gibran yang dinyatakan hilang sejak Minggu, 19 September 2021 pagi.

"Pencarian terhadap Muhammad Gibran Arasyid, pendaki Gunung Guntur yang hilang sejak Minggu pagi hingga petang ini masih belum membuahkan hasil. Mengingat cuaca malam ini yang tak memungkinkan, pencarian akan kita lanjutkan besok pagi," ujar Mastrokan, Selasa, 21 September 2021.

Diungkapkannya, Gibran dinyatakan hilang sejak Minggu pagi. Sebelumnya, bersama 13 rekannya, Gibran melakukan pendakian di Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler.

Namun, tutur Masrokan, ketika rekan-rekannya mau melanjutkan pendakian ke kawasan puncak gunung, Gibran memilih untuk tidak ikut. Saat itu ia memutuskan untuk menunggu di Pos 3. 

"Saat teman-temannya kembali dari puncak, merek tak melihat Gibran di dalam tenda. Mereka pun kemudian melakukan pencarian akan tetapi hingga Minggu sore, Gibran tak juga berhasil ditemukan hingga akhirnya mereka memutuskan untuk melapor ke petugas," kata Masrokan.

Sejak Minggu sore, tambahnya, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian terhadap Gibran. Namun hingga Selasa, upaya pencarian belum membuahkan hasil.

Sementara itu, ibu Gibran, Yeni berharap anaknya baik-baik saja setelah dua malam hilang di gunung yang memiliki ketinggian 2.249 MDPL itu. Ia pun berharap anaknya itu bisa secepatnya ditemukan. 

"Saya minta doa dari semuanya, mudah-mudahan anak saya dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Mudah-mudahan pula ia bisa segera ditemukan dalam keadaan baik-baik," ucap Yeni.

Diakui Yeni, sejak mendengar kabar anaknya hilang saat melakukan pendakian di Gunung Guntur, kekhawatiran langsung dirasakan. Ia khawatir anaknya mengalami kehausan dan kelaparan karena kehabisan perbekalan di gunung. 

Namun demikian diungkapkan Yeni, naluri keibuannya mengatakan jika anaknya itu akan mampu bertahan hidup hingga tim berhasil menemukannya.***

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply