Select Menu
» »Unlabelled » Yosef Menduga Tuti dan Amalia Diculik sebelum Ditemukan Tewas, Dinilai Tak Masuk Akal, Ini Alasannya


taufik mou Oktober 21, 2021 0


Lebih dari dua bulan kasus pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak, Subang, Jawa Barat, belum berhasil terungkap.

Masyarakat masih menanti kerja polisi menguak dalang dibalik pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Tak dipungkiri, tragedi berdarah 18 Agustus 2021 itu tergolong sebagai kejadian luar biasa yang menyita perhatian banyak pihak.

Tak terkecuali oleh pakar hukum Ricky Vinando, yang ikut mengomentari kasus ini.

Menurut Ricky, ada banyak kejanggalan yang terjadi dalam kasus yang menimpa dua wanita yang masih sedarah itu.

Sejak penemuan mayat korban pada 2 bulan yang lalu, kepolisian sudah berulang kali memanggil para saksi kunci dalam kasus tersebut.

Bahkan, tim gabungan dari Polres Subang, Polda Jabar, hingga Bareskrim Mabes Polri telah melakukan 2 kali otopsi terhadap kedua jasad korban.

Ricky menyebut, kejanggalan terlihat dari pernyataan saksi kunci yakni Yosef (55).

Yosef merupakan suami sekaligus ayah dari korban dan menjadi orang pertama yang paling disorot.

Ricky menyoroti pernyataan Yosef soal pertama kali tiba di lokasi kejadian.

Yosef mengaku melihat pintu rumahnya terbuka dan tidak menemukan Tuti serta Amalia.

Saat itu, Yosef langsung melaporkan ke Polsek terdekat bahwa dirumahnya terdapat penculikan.

Yosef juga sempat menelepon anak sulungnya, Yoris, dann memberitahu bahwa Tuti dan Amalia diculik.

Namun, pengakuan tersebut seolah dipatahkan oleh Ricky.

Dilansir dari rilis yang diterima Tribun-Video.com pada Rabu (20/10/2021), kasus pembunuhan di Subang sangat patut diduga tidak didahului dengan tindak pidana penculikan.

Sebab, alasan diduga adanya penculikan sangat tak singkron dengan kondisi atau keadaan dalam rumah korban.

"Tak logis lah, tak masuk akal secara hukum pidana si penculik menculik ibunya Amel dan dibawa ke suatu tempat kemudian dibunuh.

Dan 5 jam kemudian, menculik Amel dan dibawa juga ke suatu tempat dan dihabisi ditempat itu kemudian dibawa lagi masuk ke rumah kediamannya korban dan korban di bawa-bawa mengelilingi ruang tamu, dapur, rak piring, kamar Amel, kamar mandi, hingga berakibat darah segar dari kepala korban menetes-netes, bercecer-ceceran pada spot-spot tersebut di kediaman korban", kata Ricky Vinando dilansir TribunWow.com, Kamis (21/10/2021).

Selain itu, salah satu saksi Suparman alias Ujang sempat memergoki kegiatan Yosef di dalam rumah saat 18 Agustus 2021 pagi.

Ujang menyebut, irinya sempat melihat diduga Yosef menyiram darah pakai air dekat pintu belakang.

Kendati demikian, pernyataan Ujang sempat dibatah Yosef bahwa dirinya sedang membereskan rumah.

"Kenapa ada ember di situ? Siapa yang membawa ember itu? Kan di dalam rumah bahkan dekat pintu belakang banyak genangan darah bercampur air yang kata saksi Suparman melihat diduga Yosef diduga menyiram darah pakai air lalu ditimpali Yosef bahwa dirinya membereskan rumah yang berantakan" tanyanya meragukan Yosef.

Atas dasar itu, Ricky menilai apabila ada penculikan tentu penculik tak akan capek-capek harus membawa dua korban kembali ke kediamannya.

Oleh karena itu, diduga kuat tak ada penculikan sebelum perampasan nyawa terjadi.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply